Code is poetry

The Avengers

5.4.12 - "The Avengers"Seperti nonton 4 sekuel film sekaligus (Thor, The Incredible Hulk, Iron Man 2, Captain America), . Setiap scene memberikan suatu kejutan-kejutan baru, sehingga 2.5 jam durasi film terasa pendek. Sampai saat ini The Avengers masih menyisakan decak kagum saya. It’s a MUST SEE MOVIE. Rate 5 of 5.

Jika Anda memang orang yang masih suka dengan karakter komik Marvel, ini akan menjadi film yang pasti membuat Anda terkagum. Seperti impian masa kecil yang jadi kenyataan, melihat semua superhero bisa tampil dalam 1 scene, live action. Dalam setting ceritanya pun, masing-masing tokoh diceritakan dengan berimbang, tidak ada tokoh yang lebih dominan.

Untuk bisa menikmati penuh film ini, sangat disarankan agar Anda bisa menyaksikan 4 film prequel nya terlebih dahulu:

  • Film Thor: perkenalan karakter Thor, Loki, Erik Selvig, Hawkeye, Destroyer (disebut oleh Phil Coulson sebagai sumber kekuatan senjata yang dipegangnya di akhir);
  • Film Captain America: perkenalan karakter Steve Roger sebagai Captain America, Tesseract (sumber energi yang diperebutkan), dan ceritaan bagaimana ia yang dimasa lalu bisa sampai ke masa saat ini.
  • Film Incredible Hulk: Perkenalan karakter Bruce Banner sebagai Hulk, dimana dibagian akhirnya ada juga kemunculan Tony Stark sebagai sedikit sambungan ceritaan Hulk ke Ironman
  • Film Ironman 2: Perkenalan karakter Tony Stark sebagai Ironman, Black Widow, Nick Fury, Agent Phil Coulson.

Tidak menyaksikan (atau tidak tau) soal 4 film sebelumnya pun tak masalah. Hanya saja mungkin akan sedikit mengurangi wow factor. Ada beberapa hal akan terasa lebih WOW kalau Anda mengetahui link ceritanya dari prequel sebelumnya, kalau tidak itu akan biasa-biasa saja.

Fun Fact:

  • Jika Anda juga penggemar serial How I Met Your Mother, Anda juga akan cukup terjut melihat “Robin Scherbatsky” (Cobie Smulders) yang tampil beda dalam film ini.
  • Kalau Anda nonton film ini, bisakan Anda menemukan dimana kemunculan Stan Lee? :)

Entaisme #36

A good quality sleep is a luxurious

She’s Out of My League

A teen romance comedy drama. Only enjoyable on the first 40 minutes. The rest is just a non-sensible silly love story.

Rate: 2.5 of 5

The Raid

The Raid: Film Indonesia, selera Hollywood. Kalau pernah nonton Merantau (di biokop, bukan di TV), film ini 5x lebih seru. Walau Anda bukan penggemar film Indonesia tapi action adalah genre film Anda. This is definitely your movie!

Ini film cowo banget! Banyak adegan kekerasan tapi, tidak goryRating: 5 of 5.

The Raid - Movie PosterSaya tahu, banyak orang ‘pesimis’ kalau harus nonton film Indonesia di bioskop. Kebanyakan ngomong “… rugi, bentar lagi juga masuk TV”. Tapi untuk yang ini, saya sangat menyarankan untuk di tonton di bioskop. Karena, kalau sudah masuk TV, sensornya pasti motong setengah dari film.

Film yang sama yang disutradarai oleh Gareth Evan, Merantau, begitu masuk TV saja terlalu banyak rasanya adegan yang di potong, jadi kalau Anda nonton Merantau hanya dari siaran TV, rasanya kurang gerget nya. Apalagi film ini. Film ini dipenuhi adegan kekerasan, tapi tidak cukup keras sampai kita merasa jijik (setidak nya tidak menurut saya) dan mungkin itulah yang jadi daya tarik film ini.

Para memain

Para pemain film ini sebagian besar sama dengan para pemain Merantau. Iko Uwais, Dony Alamsyah, Yayan Ruhian, tapi satu yang menarik saya adalah Ray Sahetapy yang berperan sebagai big boss penjahat. Karakternya banyak mengingatkan pada Joker di The Dark Knight (is it? or it is just me?)

Storyline

Kalau dibilang jalan cerita, … sempit. Tidak banyak hal baru, dan agak mudah ditebak. Tapi … seperti hal nya nonton film horor. Nonton film horor barat & horor indonesia. Film horor barat itu seram karena oleh dukungan visual effect yang baik. Film horor Indonesia itu terasa seram karena ke dekatan suasana yang dibangun. Demikian juga dengan The Raid ini. Suasana kumuh rumah susun, logat bicara, tampang preman yang ada di film ini (terutama preman Ambon, :D maaf tanpa bermaksud menyinggung) terasa kental sekali dengan nuansa Indonesia, memberi kesan lebih nyata dari pada nonton film Die Hard. :D

Tanpa basa-basi. Dari awal introduksi tidak lebih dari 10 menit, langsung action. Awal-awal penyergapan masuk gedung ada ketegangan, kemudian masuk adegan pembantaian (kayak di New Police Story), selanjutnya action terus … sampai akhir. I wouldn’t spoil a good movie like this by telling what you’ll gonna fine in the end. My advice: “Watch this movie at the theater, or you’ll mill all the excitement.”

Who Are You?

Hongkong disneyland
I met her at Merchandise Boot at Hongkong – Disneyland.

Do you know her? (anyone?)
If you do, please leave a comment.

Entaisme #35

Fall In Love

Falling is love is very dangerous. But I believe, it worth the risk

Untuk musik gospel, saya lebih suka yang lebih “klasik”, lagu-lagu yang familiar dengan telinga, less pop, lagu-lagu yang biasa dinyanyikan dikebaktian umum GKI atau GRII. Jadi, kurang menikmati lagu-lagu yang rada nge-pop. Tapi untuk kali ini mungkin kali ini, … pengecualian. Seorang teman menyarankan saya untuk mendengarkan lagu dari CD Yohanna Nainggolan – My Redeemer.

My Theory of music:

Jika mendengarkan musik dengan lirik yang bisa dimengerti, maka Anda akan menikmati melodi, lirik dan vocal. Tapi jika Anda mendengarkan musik dengan lirik yang tidak dimengerti, Anda akan menikmati melodi dan vocal.

Saat kita mendengar lagu yang liriknya tidak dimengerti, maka kita akan membuat persepsi dan gambaran tersendiri tentang isi dari lagu tersebut berdasarkan perasaan yang ditimbulkan pada saat mendengarkan lagu tersebut.

Jadi, lagu yang saya dengar di album My Redeemer ini, Ho Do Rajaku adalah lagu yang paling gw suka. It makes me fell calm. (Your voice is wonderful, Jo!)  :)

Sayang ngga tau artinya, tapi meskipun demikian saya lebih suka demikian. Kurang suka dengan lagu bi-lingual. My be it just my personal opinion, tapi lagi yang dual bahasa kadang terasa agak membingungkan.

My Redeemer

http://www.youtube.com/watch?v=tgh5MW2h8O8

Because of Love
He gave His Son
Who died for us
so we could live

My life changed
Since I gave to you
Now I live for you
To please you Lord

We praise You Lord
We lifted our voice to worship you
We love you Lord
God of all creation
Above all wonders

My Redeemer Lives
He lift my burdens
He rescued my soul
My Redeemer Lives
He lift my burdens
He rescued my soul

Lagu My Redeemer nya juga asik. Kalau digambarkan dalam satu kata, gw pilih kata SUKACITA. :) Kalau lagi felling down, denger lagu ini ingetin sesuatu bahwa … segala sesusahan itu ngga sebanding dengan sukacita yang Ia berikan.

Want to know more? sneak peek-nya bisa didenger di http://www.yohannanainggolan.com

Komentar?

Ah, :) nggak layak kasih komentar.
Your voice is wonderful (have I mention it before?)
Cuma aja klo boleh request untuk album selanjutnya, pengen lagu-lagu yang lebih familiar, yang umum-umum. :D

Teruslah menyanyi untuk Tuhan, I love your work!

GBU

THE TOMB IS EMPTY

jangan biarkan telur dan kelinci paskah mengalihkan fokusmu dari makna paskah sebenarnya
Selamat paskah

3 days before Easter

3 days before easter

Entaisme #34

Too many IF, gives you NOT

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.