Code is poetry

Tidak Harus …

Mencintai ga berarti harus memiliki tapi memiliki juga ga berarti mencintai

Maya‘s YM status

Comments on: "Tidak Harus …" (1)

  1. H.G. Tanuwirya said:

    Plato bertanya akan cinta dan kehidupan …
    Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya? Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas
    didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian
    ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap
    paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta” .

    Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan
    kosong, tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak
    membawa satupun ranting?” Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa
    satu saja,dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)”.
    Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu
    apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil
    ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru
    kusadari bahwa ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting
    yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”
    Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”

    Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,”Apa itu perkawinan?
    Bagaimana saya bisa menemukannya?” Gurunya pun menjawab “Ada hutan
    yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa
    boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon
    saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi,
    karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”

    Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa
    pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidak juga
    terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja. Gurunya bertanya, “Mengapa kamu
    memotong pohon yang seperti itu?” Plato pun menjawab, “sebab berdasarkan
    pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan,
    ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku
    lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan
    untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan
    kesempatan untuk mendapatkannya” Gurunya pun kemudian menjawab, “Dan
    ya itulah perkawinan”

    CATATAN – KECIL :
    Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam
    lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.
    Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat
    adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat
    dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah
    cinta apa adanya.

    Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan
    kesempatan, ketika kita mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada,
    maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika
    kesempurnaan ingin kita dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan
    itu hampa adanya.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.