Puppy Linux 1.0.8r1-mozilla

After 1 week of formating, FDISK-ing, deleting, SYSLINUX-ing my FlashDisk, at last I be able to make bootable Puppy Linux on my 64mb FlashDisk (hurrraayyy … :D).

For a week, somehow, I couldn’t write Linux System (using SYSLINUX) to my FlashDisk. The installation, done successfull, but everytime I boot my computer using FlashDisk there’s always “Boot error” message. I tried to get some help Puppy Forum, but none of the really solve my problem. Finally, the only solution to my problem, I found it HERE. If you experiencing the same problem, you could try to follow the instructions there.

Iklan

“Mungpung lagi ada Subsidi (SLT) …”

Dulu … waktu BBM mau naik, sebagian besar masyarakat mengeluh sebagai “pengobatnya” maka diberikan Subsidi Langsung Tunai (SLT). Dengan maksud agar Subsidi yang asalnya untuk BBM dialihkan kebentuk subsidi yg lebih tepat sasaran.

Kalau dipikir … mungkin dengan cara ini bisa dikatakan subsidi lebih tepat sasaran. Subsidi BBM sebagian besar hanya bisa dinikmati masyarakan menengah atas, dengan SLT, setidaknya masyarakat bawah bisa ikut menikmati subsidi dalam bentuk yang lebih riil.

Walau memang, pada pelaksaannya banyak terjadi penyimpangan, tapi saya pribadi menganggap itu sebagai hal yang wajar, dalam artian, dilapangan memang dapat dibayangkan, betapa sulit menentukan mana kelompok masyarakat yang layak dan tidak layak untuk menerima SLT itu, mengingat kriteria-kriterianya yang semu.

Pada tanggal 15 kemarin, mendadak warung orang tua saya … agak laris. Para pembeli berdatangan untuk belanja, agak royal.
Orang yang biasa beli rokok 1 bungkus, sekarang beli 1 pak.
Ada yang beli rokok biasa rokok Rp. 5000, sekarang beli rokok Rp. 7500, 3 bungkus sekalian.
Ada yang beli makanan kiloan 1 ons-2 ons, sekarang borong ngga tanggung-tanggung 1 kilo.
Hampir semuanya seragam, bayar pakai uang Rp. 100.000,- yang masih ditempel pakai staples.

Nah, ini nih, orang-orang yang baru didapet SLT.
Kadang aneh juga, dapet subsidi, bukannya dipake buat bener, eh … malah dipake buat makan & rokok doang. Mungpang-mungpung dapet duit, gratis … pake senang-senang!
Gimana mau maju?!? 😦
Jadi, menurut saya SLT bukan tidak tepat sasaran, tapi tidak tepat guna.

Bootable Linux via USB – LiveDistro

Kalau belum mampu beli laptop, kenapa tidak coba mobile desktop (itu cuma istilah yang saya bikin sendiri). 🙂

Saya sendiri sering bekerja pada komputer yang berbeda-beda. Sementara ini, dengan memiliki FlashDisk USB, kedalamnya saya biasa memasukan program-program kecil yang sekiranya bisa membantu pekerjaan saya.

Tapi daripada hanya menggunakan FlashDisk hanya sebagai mobile storage, kenapa tidak menjadikannya sebagai mobile desktop. Sehingga kita bisa bekerja dikomputer mana pun bagai bekerja dikomputer pribadi.

Ternyata … ide tersebut sudah dipikirkan jauh hari sebelumnya oleh para pengembang KNOPPIX. Berangkat dari ide LiveDistro KNOPPIX, dikembangkanlah OS Linux yang bootable via USB. Linux sebagai LiveDistro yang pertama kali muncul adalah DamnSmallLinux (DSL). DSL merupakan OS yang bisa masuk ke media penyimpanan USB kapasitas 64mb saja.

ISO DSL bisa di download di site www.damnsmalllinux.org, dengan ukuran +/- 50mb. Beruntung majalah PC MEDIA edisi April 2006 lalu menyediakan ISO untuk DSL ini, beserta beberapa distro Linux lainnya yang bootable via USB, Puppy Linux (+/- 60 MB) dan SLAX (+/- 190MB).

DamnSmallLinux – konon ini adalah distro yang menjadi salah satu pelopor Bootable USB Linux. Instalasi nya sangat mudah. Sekali coba langsung bisa. Cuma saja, sampai saat ini saya masih kesulitan dengan suara dan koneksi internet. GUI yang sederhana aplikasi yang tersedia tidak agak pas-pasan. Tapi, kalau cuma untuk DEMO dikit ke orang yang belum pernah liat LINUX, mungkin sah-sah saja.

Linux Puppy – Salah satu distro Linux yang membuat saya terkagum-kagum. 60mb saja, tapi memiliki GUI yang tidak kalah dengan Windows XP. Juga didukung dengan hardware detection yang cukup baik. Hebatnya lagi, X Windowsnya ia bisa berjalan di komputer Pentium I 166MMX. Hanya saja, Untuk bisa membuatnya bootable USB, agak tricky.

Linux SLAX – KILL BILL Edition – di desain untuk FlashDisk USB 256mb. Berhubung FlashDisk yang saya miliki cuma 64mb, jadi saya belum mencoba distro ini untuk bootable USB. Tapi, pada saat membuatnya sebagai bootable CD, Linux SLAX memiliki GUI yang sangat baik. Saya pribadi menilainya SETARA dengan Windows XP.
Instalasinya cukup sederhana. Pertama-tama ISO yang tersedia dibuat menjadi CD. Kemudian boot via CD. Setelah masuk ke X Windows terdapat menu untuk instalasi ke USB. Mudah … tapi, berhubung (mungkin) bootable linux ini masih “baru”, untuk beberapa kasus, instalasi tidak bisa berjalan dengan “lancar”, beberapa langkah harus dilakukan secara manual.

Tapi, overall semuanya keren! 😉 Yah, lumayan untuk pamer dikit! he..he..

Indonesian Idols 3: Spektakuler 2

maria_vote2.jpgIndonesian Idols 3 – Spectacular Show 2, kemarin 9 Juni 2006. 🙂 Para kontestan diberi kesempatan (atau mungkin lebih tepatnya ditantang) untuk menyanyikan lagu-lagu dengan tempo cepat.

Sejujurnya, (cuma pendapat pribadi) menurut saya performa ke-11 kontestan memang tidak terlalu wah. Yah … mungkin karena belum pada mateng kali ya. Maklum, baru Spektakuler 2.

Maria tampil sebagai pembuka. Mba Titi bilang, sebagai opening act. Walau para juri kasih komentar sekitar lumayan, tapi sesudah liat penampilan kontestan lain … saya rasa penampilannya bisa dibanding lebih dari lumayan ;). Menurut saya, malam itu …

  • Outstanding Performance: Ilham
  • Worst Make-Up: Brinnet (item putih, kayak orang baru pulang berjemur di Pangandaran [maaf]) 😉
  • Worst Performance: Lee (sori, tapi mungkin karena lagu nya ngga cocok kali ya)
  • Most wonderful tonight: MARIA 😀
  • Best dance: Ilham

Yang tidak beruntung hari itu adalah Lee, karena ia adalah kontestan dengan vote paling sedikit, perjalanannya harus berakhir sampai Spektakuler 2 saja. Tapi buat Maria, … thanks to my SMS akhirnya … ‘dia’ aman-aman aja. 😀 Viva Maria!

Indonesian Idol 3 – Spektakuler 1 – Viva Maria – Viva Mariamor

Maria - Idols 3 Hari Jumat kemarin, 2 Juli 2006, adalah Babak Spektakuler 1 untuk para kontestan Indonesian Idol 3. 12 kontestan, 1 tersisih.

Berdasarkan performa malam itu, tadinya saya prediksikan Lee (maaf) yang akan tersisih. Tapi, ternyata … Depe. Padahal, dia selalu dibanggakan oleh para Juri sebagai kontestan yang memiliki vokal yang paling kuat.

Tapi, kalau sudah dihadapkan dengan voting SMS, … susah deh. Tampaknya para DEPESITOS harus kecewa, karena perjalanan idolanya kandas di babak spektakuler 1 ini.

Saya sendiri, … vote for Maria. 😀 Walau Indra Lesmana kasih prediksi kalau dia harus pulang malam itu, tapi berkat 1 SMS-ku. Akhirnya dia aman-aman aja. 😀 he..he.. Viva Maria – Viva Mariamor. You have my vote!

Kenapa pilih Maria?!?

Cakep?!? Iya … tapi, selain dari itu dia memiliki karakter yang dewasa. Serius, apa adanya, ngga neko-neko, ngga centil-centilan, tapi simpatik. Performanya diatas panggung selalu enjoyable. Menurut saya Maria adalah upgraded version dari Helena, Indonesian Idol 1. 😀 Gimana? Sependapat?
Selebihnya tentang Maria, kunjungi I-Blog Maria.