Bootable Linux via USB – LiveDistro

Kalau belum mampu beli laptop, kenapa tidak coba mobile desktop (itu cuma istilah yang saya bikin sendiri).πŸ™‚

Saya sendiri sering bekerja pada komputer yang berbeda-beda. Sementara ini, dengan memiliki FlashDisk USB, kedalamnya saya biasa memasukan program-program kecil yang sekiranya bisa membantu pekerjaan saya.

Tapi daripada hanya menggunakan FlashDisk hanya sebagai mobile storage, kenapa tidak menjadikannya sebagai mobile desktop. Sehingga kita bisa bekerja dikomputer mana pun bagai bekerja dikomputer pribadi.

Ternyata … ide tersebut sudah dipikirkan jauh hari sebelumnya oleh para pengembang KNOPPIX. Berangkat dari ide LiveDistro KNOPPIX, dikembangkanlah OS Linux yang bootable via USB. Linux sebagai LiveDistro yang pertama kali muncul adalah DamnSmallLinux (DSL). DSL merupakan OS yang bisa masuk ke media penyimpanan USB kapasitas 64mb saja.

ISO DSL bisa di download di site www.damnsmalllinux.org, dengan ukuran +/- 50mb. Beruntung majalah PC MEDIA edisi April 2006 lalu menyediakan ISO untuk DSL ini, beserta beberapa distro Linux lainnya yang bootable via USB, Puppy Linux (+/- 60 MB) dan SLAX (+/- 190MB).

DamnSmallLinux – konon ini adalah distro yang menjadi salah satu pelopor Bootable USB Linux. Instalasi nya sangat mudah. Sekali coba langsung bisa. Cuma saja, sampai saat ini saya masih kesulitan dengan suara dan koneksi internet. GUI yang sederhana aplikasi yang tersedia tidak agak pas-pasan. Tapi, kalau cuma untuk DEMO dikit ke orang yang belum pernah liat LINUX, mungkin sah-sah saja.

Linux Puppy – Salah satu distro Linux yang membuat saya terkagum-kagum. 60mb saja, tapi memiliki GUI yang tidak kalah dengan Windows XP. Juga didukung dengan hardware detection yang cukup baik. Hebatnya lagi, X Windowsnya ia bisa berjalan di komputer Pentium I 166MMX. Hanya saja, Untuk bisa membuatnya bootable USB, agak tricky.

Linux SLAX – KILL BILL Edition – di desain untuk FlashDisk USB 256mb. Berhubung FlashDisk yang saya miliki cuma 64mb, jadi saya belum mencoba distro ini untuk bootable USB. Tapi, pada saat membuatnya sebagai bootable CD, Linux SLAX memiliki GUI yang sangat baik. Saya pribadi menilainya SETARA dengan Windows XP.
Instalasinya cukup sederhana. Pertama-tama ISO yang tersedia dibuat menjadi CD. Kemudian boot via CD. Setelah masuk ke X Windows terdapat menu untuk instalasi ke USB. Mudah … tapi, berhubung (mungkin) bootable linux ini masih “baru”, untuk beberapa kasus, instalasi tidak bisa berjalan dengan “lancar”, beberapa langkah harus dilakukan secara manual.

Tapi, overall semuanya keren!πŸ˜‰ Yah, lumayan untuk pamer dikit! he..he..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s