Lelaki Di Persimpangan Jalan

Teringat sebuah puisi buatan guru bahasa Indonesia saya, Drs. Ermina, sewaktu saya duduk dibangku SMP.

Lelaki Di Persimpangan Jalan. Konon puisi itu pernah di-publish (somewhere). Isinya seperti apa pun saya sama sekali tidak ingat. Waktu SMP menghapal puisi sama membosankannya dengan menghapalkan 46 butir Pancasila.🙂 Tapi, saya ingat ceritanya. Puisi itu dibuatnya ditengah kebimbangan saat dia harus memilih satu diantara dua wanita yang akhirnya ia nikahi.

Setelah 15 tahun, sekarang saya mengerti seperti apa dilema yang dihadapinya🙂
3 Pilihan, 2 wanita, 1 cinta … pilih yang mana?!?😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s