Taufiq Ismail: Seorang Gembala Bernama Abu Hadajat

Pada malam ini kita berkumpul kembali, anak-istreriku
Pada kesempatan begini baik dan jarang kita temukan
Keluarga kita didusun Margamah ditepi bukit-bukit batu
Diselatan kita, pasir berpadang menggelombang

Kita yang hidup dibawah matahari sepanjang tahun
Dalam panas yang membakar dan membara
Jauh dari warna-warna hijau, sepi dari warna-warna daun
Dari deru air terjun dan beningnya telaga

Langit yang biru, cakwarawala kelabu
Disapu awan-awan panas diatas padang
Langit yang hitam, langit yang kelam
Dengan bulan sabit menyilang bintang

Anak-anakku, kita adalah gembala-gembala sederhana
Kawanan domba tanpa tali dan tambatan
Bersama kesayangan kita pergi mengembara
Untuk segenggam makanan, untuk sekedar rerumputan

Tahun demi tahun telah berlalu lewat bukit batu
Dan kita adalah keluarga pengembala domba
Bersyukurlah, bila kita bernaung rahim dan rahman
Mengais rezeki dalam ridha Tuhan.

(fragmen “Suara dari Langit”, sebuah oratorium perjalanan Nabi Muhammad dalam peristiwa Isra dan Mi’radj)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s