Mata Ketiga

Sudah berapa lama kita tidak bertemu?!? Setahun … dua tahun … tiga tahun … ah ….! Ya! 3 tahun. Waktu itu, aku ingat kau masih mengenakan seragam putih abu. Didepan lab, waktu jam istirahat. Pertemuan singkat, perkenalan singkat, percapakan singkat. Mungkin kau tidak tahu, betapa hal itu begitu berarti buatku. Tapi, apakah kau masih mengingat aku? Ah… jangan-jangan, namaku pun kau tak ingat.

Tadi, sesekali kita beradu pandang. Aku masih sama seperti dulu. Selalu grogi. Jadi, maafkanlah kalau tadi aku “pura-pura tidak kenal”. Aku malu! takut kalau kalau-kalau kau memang sudah benar-benar melupakanku. Lagi pula, tidak enak rasanya kepada teman priamu.

Padahal … malam tadi, kau berdandan begitu cantik. Ingin memandangimu, tapi rasanya itu tidak sopan. Andai saja … aku punya mata ke-3, sehingga aku bisa terus memandangimu. Bukan karena nafsu. Tapi, … aku benar-benar merindukanmu.

Ah, semoga saja … suatu kali kelak. Aku akan bisa memandangimu tanpa harus sembunyi-sembunyi. Karena saat itu, kau mengenaliku dengan namaku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s