Bangkit

Bangkit itu Susah.
Susah melihat orang lain susah,
senang melihat orang lain senang.

Bangkit itu Takut.
Takut untuk korupsi,
takut untuk makan yang bukan haknya

Bangkit itu Mencuri,
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi.

Bangkit itu Marah,
Marah bila martabat bangsa dilecehkan.

Bangkit itu Malu,
Malu menjadi benalu
Malu karena minta melulu

Bangkit itu Tidak ada.
Tidak ada kata menyerah,
tidak ada kata putus asa

Bangkit itu Aku,
untuk Indonesia-ku

Puisi yang dibacakan oleh Deddy Mizwar pada salah satu iklan layanan masyarakat di TV, dalam rangka 100 tahun kebangkitan nasional. Bagus!

Ada yang tau ini karya siapa?

Wanita di 9B

Women at 9BArgo Gede, Gambir tujuan Bandung, keberangkatan 17.45. Perjalanan tiga jam, rasanya akan sangat membosankan kalau cuma nonton acara TV dikereta yang ga jelas.

Hmmm… bagaimana dengan seorang muda diseberang. Tampaknya menyenangkan kalau bisa ada seorang teman percakapan.

Coba mencari kata yang tepat untuk memulai sebuah percakapan.
Hai … eh
Halo! Hmmm… ah! ga bisa! ga pede.
Dasar! Rasanya malam itu kulit mukaku terasa lebih tipis dari biasanya. Tiga jam, akhirnya cuma curi-curi pandang. Hah, memalukan!

Jam 20.50, kereta tiba di stasiun Bandung, kami berpisah dan tidak terjadi apa-apa. Konyol rasanya kalau memikirkan hal itu. Coba kalau misal, pria ini mau coba untuk memulai, mungkin … bakal ada sedikit drama selama 3 jam itu, walau memang mungkin the ending wouldn’t be that special. 🙂

Ya sudahlah! Tapi, memang demikian keadaannya. Kesempatan seringkali datang. Tapi, ia lewat begitu saja hanya karena mungkin kita malu , ragu dan terlalu skeptis untuk mencobanya. Baik dalam hal pekerjaan, percintaan, karir, keluarga, semuanya sama.

Carpe diem
(seize the day)

Taufiq Ismail: Syair Empat Kartu di Tangan

Ini bicara blak-blakan saja, bang
Buka kartu tampak tampang
Sehingga semua jelas membayang

Monoloyalitas kami sebenarnya pada uang

Sudahlah, ka-bukaan saja kita bicara
Koyak tampak terkubak semua
Sehingga buat apa basi dan basa

Sila kami
Keuangan Yang Maha Esa

Jangan sungkan buat apa yah-payah
Analisa psikis toh cuma kwasi ilmiah
Tak usahlah sah-susah

Ideologiku begitu jelas
ideologi rupiah

Begini kawan, bila dadaku jalani pembedahan
Setiap jeroan berjajar kelihatan
Sehingga jelas sebagai keseluruhan

Asas tunggalku
memang keserakahan.

Salah satu puisi dari Taufiq Ismail, tertanggal tahun 1998.
dikutip dari http://www.geocities.com/soho/museum/2737/p-taufiq.html#syair

Ironman

Ironman

Ironman, keren! Rating: 4.5 of 5.

One of the best superhero movie after Spiderman. Sekeren Transformers, tapi ceritanya lebih berisi. Walau Anda bukan penggemar superhero stuff, tapi saya cukup yakin Anda masih bisa menikmatinya dengan baik.

Saya yakin, … pasti ada sequel-nya. Can’t wait for War Machine to show up.

Things that “insprires” me

Salah satu hal yang terlintas pikiran setelah nonton film ini adalah: I wanna be a genius! 😀 Make lots of money. Have a cliff side Malibu manse, and employ a fine nice young beautiful secretary like Gwyneth Paltrow. That way life would be much better for me! 🙂

Kamu dimana?

Orang bilang: cinta itu tidak harus saling memiliki … 😦

OK lah! anggap saja itu benar.
Tapi, dimanakah kamu saat aku membutuhkanmu?
(walau hanya sebagai teman)

Sebagai teman … akan selalu ada pagar yang lebih tinggi,
sehingga kita tidak lagi bisa seperti dulu. 😦

andai saja… andai saja…
aku boleh memiliki.