Cinta itu …

Untuk cinta itu, menunggu aku bisa.
Untuk cinta itu, banyak hal bisa kulakukan.
Untuk cinta itu, menyerah adalah tidak ada.

Tapi (sadar),
untuk cinta itu juga, nalarku harus berfikir lebih keras.
Karena cinta juga, harus masuk akal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s