Mocca – Hanya Satu

Sebuah lagu yang menggambarkan indahnya kasih sayang orang tua. Dengan akustik sederhana, ditambah suasana hari ibu. Rasanya lagu ini akan menyentuh setiap kehidupan yang pernah merasakan (atau mendambakan) kasih orang tua.

Lagu ini juga menjadi OST dari film Untuk Rena. Film yang menceritakan kehidupan anak-anak disebuah panti asuhan.

Hanya satu pintaku
Tuk memandang langit biru
Dalam dekap seorang ibu

Hanya satu pintaku
Tuk bercanda dan tertawa
Di pangkuan seorang ayah

Apabila ini
Hanya sebuah mimpi
Ku selalu berharap
dan tak pernah terbangun

Hanya satu pintaku
Tuk memandang langit biru
Di pangkuan ayah dan ibu

Apabila ini
Hanya sebuah mimpi
Ku selalu berharap
dan tak pernah terbangun

Hanya satu pintaku
Tuk memandang langit biru
Dalam dekap ayah dan ibu

song by Mocca

Sheila on 7 – Yang Terlewatkan

Pernah ngerasa: found someone that you feel so right. You fell for her, but somehow you just can’t have her. Lagu ini, kurang lebih cukup menggambarkan.

Dimana kau selama ini
bidadari yang ku nanti
kenapa baru sekarang
kita dipertemukan

Sesal kan tiada arti
karna semua tlah terjadi
kini kau tlah menjalani,
sisa hidup dengannya

Mungkin salahku melewatkanmu
tak mencarimu sepenuh hati
maafkan aku

Kesalahanku melewatkanmu
hingga kau kini dengan yang lain
maafkan aku

Tak berulang kembali
kau tak akan terlewati
segenap hati ku cari,
dimana kau berada

Walau ku terlambat
kau tetap yang terhebat
melihatmu, mendengarmu
kau lah yang terhebat

song by Sheila on 7

Bubur Ikan – Kwong Moy

Restoran Kwong Moy, buka sampai malem. Jadi kalau bingung malem-malem mau cari makanan, biasanya restoran ini jadi salah satu pilihan utama. Tempatnya nyaman, dan untuk standar restoran, harganya pas.

Masih berusaha mengurangi porsi makan malam, akhirnya bubur jadi salah satu pilihan, bubur ikan. Harga Rp. 11.000. Tapi porsi mangkuk gede, dijamin kenyang!. Ditambah kecap asin, memperkuat aroma dan rasa ikan, kemudian ditambah merica, dan sambalnya yang khas Kwong Moy jadinya pedas dilidah dan hangat ditenggorokan. Bubur panas, sehingga harus dimakan sedikit-sedikit, tapi kalau dimakan malem-malem … nikmat!

Bubur Ikan - Kwong MoyPorsi besar, tempat nyaman (ada hotspot-nya lagi), bersih, bubur enak. Jadi harga Rp. 11.000 rasanya cukup worth-lah!

Lokasi: Jl. Jend. Sudirman, Bandung
Harga: Rp. 11.000
Rating: 5 dari 5

(Keenakan makan, jadi lupa mau foto-foto :D)

Twilight

Poster: TwilightDrama dalam nuansa fiksi mistik, ditambah sedikit bumbu action. Begitulah kira-kira film Twilight ini. Mengisahkan kehidupan vampire yang jatuh cinta kepada manusia, namun semuanya itu diceritakan dari sisi pandang kehidupan remaja.

Something like: “… you jump, I’ll jump!” difilm Titanic. Hanya saja, nuansa mistik dalam film ini memungkinkan romantisme digambarkan dengan cara-cara yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.

Katanya, daya tarik lain dari film ini adalah cowo-cowonya keren. Yah … bisa dibilang juga, sih. Ester bilang: “walau make-up wajahnya dibikin pucat, tapi tetep aja cakep”. Hmmm… mungkin cewe suka model cowo kayak gitu kali ya! Tambah lagi, karakternya emang cool. Tambah deh … ! 🙂

Karena saya bukan penggemar Titanic, menurut saya film ini rasanya biasa saja. Romantis sih memang iya, tapi terasa alur ceritanya loncat-loncat. Mungkin memang demikianlah kalau novel difilmkan. Biasanya selalu banyak bagian yang hilang. Jadinya, terkesan ceritanya agak maksa. Tapi, ya sudahlah! 🙂 Meskipun demikian film ini cukup menghibur.

Rating 3 dari 5.

Yamien Spesial – Akong

Yamien Spesial - AkongHari-hari ini memang seleranya lagi seneng makan mie. Di Pungkur lumayan sering denger tentang Mie Akong. Jadi, siang ini saya coba. Saya cukup kaget dengan price list menu makanannya. Quite expensive! Tapi, yah … coba deh! Pilih yang paling mahal, yamien Spesial. I hope it worth the price.

Mie nya memang banyak, dan cukup enak. Tapi, yang bikin beda itu adalah sayurnya. Tak salah diberi menu ini beri nama spesial, soalnya prosinya spesial, dan isinya pun spesial. Semangkuk penuh isi urat, bakso, cay sim, usus (ada marus jika mau).

Buat saya, rasanya porsi sayurnya terlalu banyak, bahkan lebih banyak daripada porsi mie nya. Jadinya keburu eneg.

Tapi untunglah memang mie nya cukup enak. Ditambah lagi racikan sambal yang cukup gurih, dengan wangi bawang putih yang pas (bagi yang suka). Tidak terlalu pedas, dan cukup bikin mie-nya lebih berasa.

Lokasi: Jl. Pungkur, Bandung
Harga: Rp. 32.000
Rating: 3 dari 5