Petualangan Kuliner – Goes to China

Thank God! (juga thank’s boss😀 ). Tanggal 6-14 Maret dapet kesempatan berkunjung ke negeri leluhur, ke negeri 8 dewa, dimana tembok besar terbentang.🙂

pujangga.net @ Hard Rock Beijing

Yes, we are going to China! Bareng beberapa temen di kantor.

WC & Makanan

Sebelum pergi, banyak dapet cerita dari beberapa teman yang pernah ke Cina. Pertama, tentang WC yang jorok; kedua, tentang makanan yang hambar. Setelah liat, sebenernya ga gitu-gitu amat sih.

Soal WC, memang relatif agak stink. Tapi, toh tempat-tempat di indonesia pun ga bersih-bersih amat kok. Kalau soal makanan, buat gw sih cocok-cocok aja. Dan gw rasa, kalau bepergian ke luar negeri, emang kita harus coba mengikuti kebiasaan mereka (termasuk dalam hal makanan), supaya bisa bener-bener ngerasain gimana rasanya hidup disono.

Food of kings

Petualangan Kuliner - Goes to China: Food of kingsSeminggu serasa jadi raja, ga usah mikir soal makan, dan bersyukur juga dari pihak tour-nya bisa pilih makanan yang pas kita. Cia-ciu terus! sampe eneg oleh berbagai makanan yang gw sendiri ga tau namanya.

Memang Chinese food, rasanya dimana-mana juga kurang lebih kayak gitu deh, tapi memang beda budaya, beda kebiasaan, menjadikan citarasa yang berbeda disetiap masakannya. Lebih oriental, tapi less spicy.

Petualangan Kuliner - Goes to ChinaTsingtao BeerPetualangan Kuliner - Goes to China: Food of kingsPetualangan Kuliner - Goes to China: Martabak?Petualangan Kuliner - Goes to ChinaPetualangan Kunier - Goes to Cina: Sambal?!?

Unusual Food

MarketWisata kuliner di Cina rasanya ga lengkap kalau ngga mampir ke Wangfujing. Disana terdapat pasar yang menjual berbagai jenis makanan yang eksotis (aneh lebih tepatnya. Seperti tumis dan sate ulat, Sate kalajengking, sate kecoa, udang kipas, dan banyak lainnya. Tapi, memang ga kebagean nyicip semuanya.
Petualangan Kuliner - Goes to China

Petualangan Kuliner - Goes to China: Dulu sering liat difilm-film silat.😀 Baru kali ini bisa ngerasain. Kalau yang ini bukan dari serangga, tapi dari buah. Katanya dari sejenis buah pir. Tapi rasanya dan aromanya sendiri seperti buah stroberi. Ditusuk dan dibalut oleh gula-gula.

Disneyland – Hongkong

Ticket to Disneyland
1 day at Hongkong. Jadi sempet ke Disneyland Hongkong. Kalau soal gede dan serunya sih, masih kalah sama DUFAN. Tapi memang, yang bikin beda adalah suasananya yang lebih familiar dengan dunia khayal kita sewaktu kita kecil, sewaktu masih seneng nonton film atau baca buku Donal Bebek.

Thank God, I live in Indonesia

Dari dulu sering kepikiran, enak ya, hidup di luar negeri.
Setelah dirasa-rasa, saya masih cukup bersyukur tinggal di Indonesia. Suatu tempat dimana kita masih bisa jalan-jalan pake kaos oblong tanpa ngerasa kedinginan, tempat dimana orang-orangnya selalu bilang punten kalau lewat didepan, suatu budaya yang memungkinkan kita terlatih untuk mengucapkan huruf “R”.🙂

Hongkong Disneyland is wonderfull, but DUFAN wasn’t so bad either.
Beijing is great, but I still love Bandung.

2 pemikiran pada “Petualangan Kuliner – Goes to China

  1. wkakakakkak…..tay….lo mah betah di indonesia soal nya….di china lo kagak bisa ngomong sunda…..betul tidak ?????

    wakakkakakakakkaka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s