“Keterbatasan” Tuhan Dalam KemahakuasaanNya

Secara umum kita beranggapan dan memiliki pemahaman mengakar dalam hati kita bahwa Tuhan itu tidak terbatas, dia mampu melakukan segalanya, dia menguasai segalanya. Sehingga yang tertanam di benak kita adalah Tuhan berdiri dan berdaulat sepenuhnya diatas hukum.

Namun sebagai manusia yang tidak bisa dilepaskan dari logika dan cenderung penasaran, maka akan muncul pertanyaan “Masa sih tidak ada hal yang tidak dapat dilakukan oleh Tuhan?”

Jawaban saya adalah ADA!!

Yaitu Tuhan tidak dapat mengingkari dan menyangkal diri – Nya sendiri. Dengan demikian otomatis akan muncul pernyataan bahwa “Tuhan itu terbatas”. Ya, Tuhan adalah terbatas karena dibatasi oleh hakekat keberadaan-Nya sendiri bukan oleh pihak luar manapun.

Namun keterbatasan Tuhan tersebut justru malah memuliakan Dia sendiri. Kok bisa ??

Tentu bisa, karena ketika Tuhan tidak bisa menyangkal diri-Nya sendiri maka Tuhan tidak akan pernah berubah sejak dulu, sekarang dan sampai selama lamanya sehingga gelar Maha Konsisten akan menjadi terbukti. Dengan demikian pemahaman bahwa Tuhan berdiri dan berdaulat sepenuhnya diatas hukum menjadi mentah dan tidak berlaku. Tuhan tidak berdiri diatas hukum melainkan Diri-Nya adalah Hukum-Nya dan Hukum-Nya adalah Diri-Nya.

Maka, Firman Tuhan itu selalu benar dan kekal. Tuhan yang Maha Tahu dan Maha Benar tidak mengkoreksi diri-Nya sendiri, dengan alasan apapun!
Makin Dia mengkoreksi, dan makin memberi alasan, makin bukan Tuhan-lah Dia.

Dikutip dari: http://filsafat.kompasiana.com/2012/09/06/inilah-yang-tidak-bisa-dilakukan-oleh-tuhan/