Compaq Presario Drivers for V-Series

Pada post yang sebelumnya saya buat, Meet Anna – My Compaq Presario V3000, kebanyakan orang menanyakan, tentang driver untuk laptop sejenis ini. Sesulit itu kah? Jika pembelian laptop sudah termasuk windows, maka driver biasanya sudah disediakan. Ia disimpan dalam C:SWSETUP. Tentunya Anda bisa copy folder ini ke media lain.

Jika pembelian laptop tidak disertai driver, mungkin ada 2 cara yang bisa dilakukan.

  1. Minta tolong ke toko untuk driver nya.
  2. Downloads

Jika Anda memang ingin coba untuk download, cobalah cari drivernya di-http://www.hp.com (Anda bisa mencarinya lewat kotak search yang disediakan). Saya rasa disitus ini driver sudah tersedia cukup lengkap.

Iklan

Gutsy Gibbon on my Compaq Presario V3000

Migrasi, Feisty Fawn ke Gutsy Gibbon. Tadinya mau coba upgrade, tapi … koneksi internet kurang memungkinkan. Jadinya … download Gusty Gibbon alternate CD AMD64, install ulang. Hasilnya … voila! It works! No sweat!

Langsung tok cer. VGA lancar, splash screen ga burem lagi, COMPIZ udah langsung terinstall. Cuma, hal yang membuat saya agak kecewa adalah driver wireless yang tetap saja tidak bisa berjalan dengan baik. Sejak dari Edgy Eft, Feisty Fawn sampai sekarang Gutsy Gibbon, wireless masih harus secara manual di-set menggunakan ndiswrapper.

Meskipun demikian, Gutsy Gibbon keren! baru kali ini saya merasa puas dengan UBUNTU. I think everybody should try it. Kalau Anda pengguna baru LINUX, saya sangat menyarankan UBUNTU Gutsy Gibbon. Tapi, ingat … you must own a fine internet connection. Kalau tidak, mungkin agak “kesulitan”, atau kalau tetep mau coba, miliki 5 DVD repository.

Feisty Fawn on my Presario v3000

Saya memiliki Edgy Eft di laptop Presario v3000 (AMD64) saya. Setelah lebih dari 3 bulan, … saya masih belum bisa membuatnya berfungsi seluruhnya. Wireless network gagal di install, tidak ada Flash Player (karena tidak tersedia modulnya untuk AMD64), SplashScreen budug (hitam putih burem), dan banyak hal lainnya. Satu-satunya hal yang menghibur saya adalah beryl. Yah, setidaknya bisa sedikit show off ke orang orang.

Agak kecewa dengan Edgy … makanya begitu Ubuntu 7.04 Feisty Fawn release. Ngga sabar pengen cepet-cepet coba. Apalagi setelah baca beberapa komentar di internet bahwa ia memiliki kompabilitas dengan wireless adapter lebih baik. Download … langsung install.

Saya melakukan instalasi menggunakan Ubuntu 7.04 alternate CD – AMD64 (tanpa live CD). Proses instalasi memang mudah. SplashScreen … lebih baik dari pendahulunya. Tapi …, selalu ada cacatnya. Supaya Beryl-nya jalan, harus sedikit ngotak-ngatik xorg.conf dulu. Walau sempat bingung-bingung, tapi … no problem.

Untuk pertama kali saya sempat mengalami masalah dengan repository. Entah kenapa seolah-olah paket-paket yang ada dalam daftar repository standar itu tidak lengkap. Tapi, setelah browsing-browsing, dapet daftar repository Feisty Fawn site ITB. Semuanya jadi lancar.

Flash Player masih belum ada, kecuali klo mau pasang untuk yang modul 32-bitTapi, Overall, Feisty Fawn lebih baik dari sebelumnya (that’s what I think). Cuma saja … entah kenapa Wireless belon bisa otomatik langsung jalan 😦 (blon di ulik lagi ah, lagi males mejeng di HOTSPOT). Semoga saja bisa ajalan.

Meet Anna – My COMPAQ Presario V3000

Me and Thank God, gw akhirnya diberi cukup rejeki untuk bisa punya laptop, COMPAQ Presario v3000. Punya laptop baru untuk yang pertama kalinya itu … rasanya seperti punya pacar baru untuk yang pertama kalinya. It was great! Maklum, tiap hari kerja didepan komputer, jadi sekarang punya laptop, jalan kemana-mana serasa jalan ditemenin “si dia”. Sekarang … kapan pun dan dimana saja … bisa kerja. I named my laptop Anna. πŸ˜€
Here is my Anna:

  • Cost : Rp. 8.650.000
  • Processor : AMD Turion 64 X2
  • Monitor : 14″ Bright – WideScreen
  • VGA : NVIDIA GeForce Go 6150
  • Memory : 512MB DDR2 (1 slot)
  • Speaker : Altec Lansing
  • Features : bluetooth, WiFi, Card Reader, Expansion Slot 3, Modem, Ethernet Card, 3 USB port, Firewire, DVD Writer (2 layer), Slot PCMCIA, Windows XP Home + Norton Internet Security + Microsoft Works + dll.

Kenapa gw pilih komputer ini?

Pertama, budget gw > 9jt & gw butuh yang Windows Vista Capable. Why? … calon generasi baru Windows sudah muncul. Agak trauma waktu jaman Windows 98 pindah ke XP, banyak program bikinan gw ngga bisa di terusin di kembangin di WinXP karena komputer gw ngga bisa XP. Jadinya … ada bagusnya gw juga siap-siap untuk ke Vista (walaupun itu entah kapan).

Untuk sementara ini cuma ada produk yang masuk “jangkauan”: 1. ACER ASPIRE 5580 – harga 8jt-an; 2. Compaq Presario v3000 – harga 8.6jt-an. Tapi setelah ditimbang-timbang, akhirnya pilihan jatuh pada Compaq Presarion v3000, dengan pertimbangan:

  • Model (warna dan bentu) lebih keren
  • DVD Writer
  • Merek lebih “menjamin”
  • terdapat tombol “lock” untuk TouchPad (menurut gw ini keren & sangat membantu)

Setelah dibeli … beneran deh … tidak mengecewakan. Untuk “jiwa” dari komputer itu sendiri (Operating System) … dari dulu gw pengen punya WinXP (sebelumnya blon pernah punya) & dual boot dengan LINUX, untuk linux gw pilih UBUNTU.

Windows XP Professional – working companion

COMPAQ tidak menyediakan CD driver atau CD Windows ORI nya. Semua source sudah ditanam diharddisk. ada 1 partisi yang dikhususkan untuk source. Proses instalasinya pun mudah, tinggal boot, tekan tombol F11 … Next … Next … Next … voila …semuanya kembali seperti semula. Sangat mudah! Tapi sayang tidak bisa membagi harddisk menjadi beberapa partisi. Jadinya … klo mau bagi partisi, harus cari CD WinXP Home (bajakan) install … tapi serial numbernya pake yang ada dibalik casing. Tenang … itu legal kok (katanya).

Windows XP Home disertakan saat memberi COMPAQ ini, tapi karena saya butuh menggunakan IIS (Internet Information Service), untuk keperluan developing program di ASP.NET, jadinya … kepaksa deh pake Windows XP Profesional yang b******. Mubajir deh jadinya, tapi setidaknya ada Norton Internet Security & Microsoft Works yang tetep bisa dipake.

Klo mau install WinXP Pro, langkahnya:

  1. Buat buat recovery disc, just in case, buat jaga-jaga. Buat recovery disc bisa dilakukan lewat Start Menu.
  2. Backup driver & software. Semuanya itu ada di C:SWSetup
  3. Klo semuanya udah yakin sudah “tersimpan” … siap installasi WinXP Pro. Sekarang partisi Recovery (D:) sudah bisa dihapus.
  4. Setelah instalasi selesai jangan lupa install driver & software yang sebelumnya dibackup (poin ke-2)

UBUNTU 6.10 Edgy Eft – being different

Kenapa Linux UBUNTU?!? … fanatisme aja sih. Tapi memang hal lainnya juga karena UBUNTU itu “mudah” (padahal … 😦 ). Lagian … gw suka desktop GNOME.

Rencananya sih … pengen pindah aliran, jadi developer untuk lingkungan LINUX. Pertama … web based.

Karena AMD Turion X2 – 64bit … jadi pake UBUNTU-nya juga pake yang khusus untuk AMD64. Pinjem ke temen-temen ngga ada yang punya. Kepaksa deh … beli di AZIMUT. 😦

Installasi Linux UBUNTU itu “mudah”, tapi kalau soal driver … jangan berharap seperti windows. Sampai saat ini, beberapa hal ini belum bisa saya selesaikan:

  • Driver buat WiFi belum bisa di-detect. ndiswrapper sudah dicoba, tapi hasilnya tetep nihil. 😦
  • Tampaknya aplikasi untuk prosesor 64 bit ini berbeda dengan aplikasi 32 bit. Alhasil ada beberapa aplikasi yang tidak tersedia, misalnya saja Plugin Flash Player untuk Mozilla Firefox. Sebenernya ada modul untuk mendukung aplikasi 32 bit. Tapi, … rasanya “mubajir” klo harus downgrade. Ngapain pake 64 bit tapi aplikasi-aplikasinya harus downgrade. Jadi sampai sekarang … untuk beberapa program yang tidak tersedia, terpaksa pending dulu.
  • Splash Screen saat Start Up untuk Ubuntu AMD64 ini masih “bug”. Tampilannya hitam putih. Bisa diperbaiki tapi … udah lah, sementara mah verbose aja, gaya start up linux jaman doeloe yang banyak tulisan-tulisannya :D.
  • Headset tidak bisa berfungsi. Walau dicolok headset, suara tetep aja keluar via speaker. 😦 Padahal di Windows normal kok. 😦

Install linux … bener-bener “kerja keras”. Terutama klo punya koneksi internet yang terbatas. Jadi bagi yang tidak punya koneksi internet saya rasa UBUNTU akan sangat merepotkan, kecuali klo kamu punya 3 DVD repository. Klo ngga UBUNTU cuma bisa dipake ngetik doang. πŸ˜€

Meskipun demikian … it was worth it! Why?

  • GNOME + beryl keren! Menjadikan desktop sekeren eye-candy-nya Windows Vista. Memang belum berjalan sempurna (masih ada beberapa efek yang masih belum berjalan dengan baik), tapi … klo melihat system requirement dan hasil yang didapat … UBUNTU keren lah! πŸ˜‰
  • Fasilitas Auto Update-nya … “menyenangkan”. Updatenya mudah, everything is in one button. And the coolest thing is … it’s free! tapi sekali lagi … update kurang lebih 150mega (total). Jadi klo Anda punya koneksi internet yang terbatas, hal ini kurang bermanfaat.
  • Instalasi aplikasi baru sudah tersedia. Tinggal buka menu “Add/Remove Program” atau Synaptic Package Manager, semuanya langsung terinstal secara online.

Klo kamu punya laptop yang sama dan mau di install UBUNTU … beberapa site ini bisa membantu kamu:

Who’s Anna?

Inspired by Budi Sukmana, who happen to personalized his computer by giving ‘her’ an name, I name my v3000, Anna.

But why Anna?!? πŸ™‚ I always like the character Anna Leonowens, played by Jodie Foster in Anna And The King.

What makes it so special? … It’s the words that king Mongkut (Chow Yun-Fat) said to Anna at the last dance, before she leaves Siam. There’s the quote (from my previous post):

Until now, Anna Leonowens, I did not understand superstision that man could be happy with only one woman.

Though as time goes by this laptop will become “out of date”, but still … hoping that 1 laptop is enough, with all it’s flaw and limitation. Like my previous computer (which I named Nebuchadnezzar, taken from the name one of the ship in The Matrix), Pentium 166MMX, accompanied me for more than 10 year, even until now … she’s still usable. Hope this one could still be usable till 10 year … or may be more.